Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam 30 menit, akhirnya bus yang saya tumpangi sampai di Daejeon. Dari pengamatan saya sekilas Daejeon tidak seramai dari prediksi saya, mengingat Daejeon adalah kota terbesar ketiga di Korea. Mungkin itu mengapa Daejeon dikenal sebagai kota pelajar, karena memang suasana disini sangat mendukung dan tenang untuk belajar.

CISAK 2012

Bus yang kami tumpangi langsung menuju kampus UST (University of Science and Technology), yang merupakan tempat diselenggarakannya CISAK 2012. Setelah turun dari bus, kami langsung disambut oleh beberapa panitia yang langsung mengarahkan kami ke meja registrasi. Setelah itu kami menuju ruangan utama acara untuk menyaksikan pertunjukan tarian Indonesia yang di bawakan oleh mahasiswi-mahasiswi dari Kyungsung University. Setelah acara sambutan-sambutan yang diisi oleh ketua panitia dan perwakilan pengurus Perpika, para peserta diarahkan untuk memasuki ruangan-ruangan sesuai dengan minatnya untuk mengikuti sesi presentasi paper. Dan saya memutuskan untuk masuk ke ruangan 4. Di ruangan ini akan dipresentasikan beberapa paper terkait dengan Teknologi, Informatika, Komunikasi dan Inovasi Teknologi.

Suasana Registrasi Peserta CISAK

Setelah sesi presentasi berakhir, selanjutnya adalah sesi poster. Di sesi inilah saya mulai beraksi untuk mempresentasikan paper yang sudah saya submit. Dengan berbekal satu notebook dan software QPS yang sudah saya persiapkan saya berhasil menarik minat para peserta untuk memberikan bintangnya pada poster saya.

Poster yang saya ikut sertakan di CISAK 2012

Setelah sesi poster yang dilanjutkan dengan makan siang, acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum yang diisi oleh tiga orang pembicara yaitu Bapak Warsito, Bapak Yudi Utomo dan Bapak Suharna (Menristek Kabinet Indonesia Bersatu II). Banyak pengetahun menarik yang saya dapatkan di sesi ini, seperti penemuan bapak Warsito yang berhasil menemukan cara penyembuhan kanker, Bapak Yudi Utomo yang berhasil membawa BatanTek menjadi unggul dalam memproduksi radioisotop untuk penyembuhan kanker (CMIIW) dan terakhir Bapak Suharna yang memaparkan tentang kebijakan pemerintah dalam pengembangan teknologi dan penelitian di Indonesia.

Sesi Kuliah Umum oleh Bapak Suharna

Acara kemudian ditutup dengan sesi presentasi dari pihak NIIED dan KISSA selaku salah satu sponsor acara ini. Setelah sesi presentasi, selanjutnya peserta diarahkan untuk mengikuti acara Gala Dinner yang berlangsung di KAIST (Korean Advance Institute of Science and Technoloy). Pada sesi gala dinner ini juga diumumkan the best oral presentation dan the best poster. Dan Alhamdulillah, sesuai dengan dukungan dan prediksi beberap peserta, paper yang saya submit berhasil menggondol the best poster. Saya persembahkan juga the best paper ini untuk rekan satu tim saya di tim QPS (Satryo Puji Hastono dan Ragil Wardana). Dan berikut foto-foto sesi penyerahan the best poster dan gala dinner.

The Best Poster Award

Penyerahan The Best Poster Award

Antrian Makan Malam

Gaya Dulu Sebelum Pulang

Setelah santap makan malam, selanjutnya peserta bersiap-siap untuk pulang ke kota asalnya masing-masing. Termasuk saya yang harus siap-siap menuju bus yang akan membawa kami menuju Busan.

CISAK tahun ini luar biasa, terlebih karena saya memperoleh the best poster (padahal ini keikutsertaan saya yang pertama), hehehe. Terimakasih buat panitia yang sudah bekerja keras untuk mengadakan CISAK yang luar biasa ini. Terimakasih juga buat rekan-rekan peserta yang sudah vote poster kami sebagai the best poster. Semoga tahun depan bisa mempertahankan, amin.

Foto Bersama Peserta, Pembicara, Panitia dan Pihak Sponsor CISAK 2012

Sampai Jumpa di CISAK tahun depan.