Happy Chuseok 2012

Akhirnya Chuseok yang ditunggu-tunggu kebanyakan orang Korea datang. Chuseok tahun ini diperingati tanggal 30 September 2012, tetapi tanggal 29 September dan 1 Oktober juga merupakan hari libur. Bisa dibilang chuseok itu seperti lebarannya orang Korea. Karena di hari ini merupakan waktunya mudik bagi orang-orang Korea untuk mengunjungi sanak keluarga di kampung halaman kalau di Indonesia dikenal dengan nama mudik. Makanya tidak heran di hari chuseok jalanan Korea akan macet. Lebih lengkap tentang chuseok berikut penjelasan dari om Wikipedia.

Chuseok atau ditulis sebagai Chusok (Hari bulan purnama) adalah hari libur resmi diKorea yang dirayakan secara besar-besaran pada bulan ke-8, hari ke-15 kalender lunar. Perayaan ini berupa pesta makan untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan panen, sehingga juga disebut juga sebagai Hari Panen, Festival Bulan Musim Panen, atauHangawi (“han” = “raya”, “gawi” = “tengah”, “hari besar di tengah-tengah musim gugur”.

Di zaman sekarang, perayaan Chuseok merupakan kesempatan orang Korea untuk pulang ke kampung halaman untuk mengunjungi altar leluhur. Di pagi hari, orang Korea melakukan penghormatan terhadap arwah leluhur dalam bentuk ziarah ke makam untuk merapikan tanaman dan tanah sekitar makam. Arwah leluhur juga disuguhi makananbuah-buahan danminuman. Hasil panen tahun itu juga ikut dipersembahkan kepada arwah leluhur.

Perayaan Chuseok juga merupakan kesempatan untuk berterima kasih kepada arwah leluhur. Makanan istimewa liburan Chuseok adalah kue Songpyeon (송편) dari tepung beras diisi kacang atau wijen. Malam sebelum Chuseok, semua anggota keluarga akan duduk bersama membuat songpyeon sambil melihat bulan.[1]

Khususnya, bujangan dan perawan mencoba membuat songpyeon yang sebagus mungkin karena percaya dengan begitu mereka akan mendapatkan pasangan yang cantik atau tampan.[1] Pada hari Chuseok, orang-orang akan saling berbagai makanan dan minuman keras, dan bermain permainan tradisional.[1]Di samping songpyeon, berbagai hasil kebun dan pertanian yang baru dipanen memenuhi meja makan, antara lain wijenkedelai,kacang merahchestnut, dan kurma cina.[1] Permainan dan kesenian tradisional diadakan beramai-ramai dan meriah, seperti sonori(permainan sapi), geobuknori (permainan kura-kura), ganggangsullae (tarian melingkar) dan ssireum (bergulat).

Leave a Comment

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Alhamdulillah masih diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan hari kemenangan tahun ini (2012) yaitu Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah. Untuk pertama kalinya lebaran saya jauh dari keluarga, tidak ada ketupat, tidak ada opor ayam, tidak ada jajanan khas lebaran dan tentu tidak ada THR, hehehehe. Lebaran di Korea jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012, sedangkan untuk sholat Idul Fitri saya melaksanakannya di Masjid Al-Falah, Busan bersama rekan-rekan pelajar dan pekerja dari Indonesia yang tinggal di Busan dan sekitarnya.

Semoga, saya masih dipertemukan dengan lebaran tahun depan amin.

Leave a Comment

Welcome Ramadhan (2012)

Alhamdulillah masih diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan bulan Ramadhan tahun ini (2012). Untuk kesekian kalinya ramadhan saya jauh dari keluarga, tetapi tahun ini spesial karena saya yang biasanya ada di Yogyakarta, sekarang saya mencoba merasakan bulan puasa di Korea. Ditemani musim panas dengan suhu tak menentu (29-31 derajat) saya berharap tahun ini bisa dengan lancar dan dimudahkan oleh Allah untuk menjalankan ibadah-ibadah ramadhan lainnya.

Amin.

Leave a Comment

The Best Poster CISAK 2012

Yang penasaran seperti apa sih penampakan poster yang sampai-sampai bisa dapat the best poster di acara CISAK 2012. Ini saya berikan preview posternya. Kalaua berminat dengan aplikasinya (bukan data testingnya loh,,hehhe) silahkan kontak saya. (klik untuk perbesar). Semoga tidak penasaran lagi.

CISAK2012 Poster

Leave a Comment

Nge-CISAK ke Daejeon (2)

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam 30 menit, akhirnya bus yang saya tumpangi sampai di Daejeon. Dari pengamatan saya sekilas Daejeon tidak seramai dari prediksi saya, mengingat Daejeon adalah kota terbesar ketiga di Korea. Mungkin itu mengapa Daejeon dikenal sebagai kota pelajar, karena memang suasana disini sangat mendukung dan tenang untuk belajar.

CISAK 2012

Bus yang kami tumpangi langsung menuju kampus UST (University of Science and Technology), yang merupakan tempat diselenggarakannya CISAK 2012. Setelah turun dari bus, kami langsung disambut oleh beberapa panitia yang langsung mengarahkan kami ke meja registrasi. Setelah itu kami menuju ruangan utama acara untuk menyaksikan pertunjukan tarian Indonesia yang di bawakan oleh mahasiswi-mahasiswi dari Kyungsung University. Setelah acara sambutan-sambutan yang diisi oleh ketua panitia dan perwakilan pengurus Perpika, para peserta diarahkan untuk memasuki ruangan-ruangan sesuai dengan minatnya untuk mengikuti sesi presentasi paper. Dan saya memutuskan untuk masuk ke ruangan 4. Di ruangan ini akan dipresentasikan beberapa paper terkait dengan Teknologi, Informatika, Komunikasi dan Inovasi Teknologi.

Suasana Registrasi Peserta CISAK

Setelah sesi presentasi berakhir, selanjutnya adalah sesi poster. Di sesi inilah saya mulai beraksi untuk mempresentasikan paper yang sudah saya submit. Dengan berbekal satu notebook dan software QPS yang sudah saya persiapkan saya berhasil menarik minat para peserta untuk memberikan bintangnya pada poster saya.

Poster yang saya ikut sertakan di CISAK 2012

Setelah sesi poster yang dilanjutkan dengan makan siang, acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum yang diisi oleh tiga orang pembicara yaitu Bapak Warsito, Bapak Yudi Utomo dan Bapak Suharna (Menristek Kabinet Indonesia Bersatu II). Banyak pengetahun menarik yang saya dapatkan di sesi ini, seperti penemuan bapak Warsito yang berhasil menemukan cara penyembuhan kanker, Bapak Yudi Utomo yang berhasil membawa BatanTek menjadi unggul dalam memproduksi radioisotop untuk penyembuhan kanker (CMIIW) dan terakhir Bapak Suharna yang memaparkan tentang kebijakan pemerintah dalam pengembangan teknologi dan penelitian di Indonesia.

Sesi Kuliah Umum oleh Bapak Suharna

Acara kemudian ditutup dengan sesi presentasi dari pihak NIIED dan KISSA selaku salah satu sponsor acara ini. Setelah sesi presentasi, selanjutnya peserta diarahkan untuk mengikuti acara Gala Dinner yang berlangsung di KAIST (Korean Advance Institute of Science and Technoloy). Pada sesi gala dinner ini juga diumumkan the best oral presentation dan the best poster. Dan Alhamdulillah, sesuai dengan dukungan dan prediksi beberap peserta, paper yang saya submit berhasil menggondol the best poster. Saya persembahkan juga the best paper ini untuk rekan satu tim saya di tim QPS (Satryo Puji Hastono dan Ragil Wardana). Dan berikut foto-foto sesi penyerahan the best poster dan gala dinner.

The Best Poster Award

Penyerahan The Best Poster Award

Antrian Makan Malam

Gaya Dulu Sebelum Pulang

Setelah santap makan malam, selanjutnya peserta bersiap-siap untuk pulang ke kota asalnya masing-masing. Termasuk saya yang harus siap-siap menuju bus yang akan membawa kami menuju Busan.

CISAK tahun ini luar biasa, terlebih karena saya memperoleh the best poster (padahal ini keikutsertaan saya yang pertama), hehehe. Terimakasih buat panitia yang sudah bekerja keras untuk mengadakan CISAK yang luar biasa ini. Terimakasih juga buat rekan-rekan peserta yang sudah vote poster kami sebagai the best poster. Semoga tahun depan bisa mempertahankan, amin.

Foto Bersama Peserta, Pembicara, Panitia dan Pihak Sponsor CISAK 2012

Sampai Jumpa di CISAK tahun depan.

Comments (2)

Nge-CISAK ke Daejeon (1)

Sudah kurang lebih 4 bulan saya tinggal di Korea, tetapi saya masih belum merasakan banyak kota-kota (baca: jalan-jalan) di sini. Selama di sini saya hanya berkesempatan “main-main” ke Busan, itupun harus menempuh perjalanan pulang pergi selama 2 jam menggunakan bus dan subway.  Sebenarnya untuk ke Busan bisa lebih cepat dari itu jika saya menggunakan KTX, tetapi mengingat status saya yang mahasiswa tentunya prinsip hemat selalu dipegang. Dengan KTX saya harus menghabiskan sekitar 32.000 won untuk pulang pergi sedangkan dengan kombinasi bus dan subway saya hanya menghabiskan sekitar 8.000 won. Terasa sekali bedanya bukan??

Kembali ke masalah jalan-jalan, minggu ini (8 Juli 2012) saya berencana untuk mengikuti acara CISAK, the Conference of Indonesian Student Association in Korea. Kebetulan tahun ini CISAK dilaksanakan di Daejeon (kota pelajarnya korea). Ya, inilah kesempatan saya untuk mencoba atau lebih tepatnya merasakan suasana kota lain selain Ulsan, yang saya tempati, dan Busan yang sudah dua kali saya kunjungi.

Tidak hanya sekedar sebagai peserta, untuk CISAK kali ini (pertama kali bagi saya), saya yang notabene masih “newbie” di Korea, memberanikan diri untuk ikut andil dalam memasukan paper. Paper saya yang berjudul “Pemanfaatan Metode Deteksi Kulit untuk Aplikasi Pendeteksi Gambar Porno” berhasil masuk dalam poster session bersama kurang lebih 30-an paper lainnya.

Perjalanan menuju Daejeon, saya awali dengan perjalanan ke Busan terlebih dahulu. Ini dikarenakan untuk mengakomodasi partisipasi rekan-rekan mahasiswa Indonesia yang tinggal di luar Daejeon, panitia menyediakan dua bus ceria GRATIS dari Busan dan dari Seoul. Kebetulan karena saya lebih dekat ke Busan, maka saya lebih memilih bus yang berangkat dari Busan.

Dari Busan bus berangkat pukul 06.00 pagi. Mengingat lokasi saya yang jauh dan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit untuk menuju lokasi meeting point, tidak mungkin bagi saya untuk langsung dari Ulsan pada pagi harinya, sehingga mau tidak mau saya memutuskan untuk ke Busan pada malam harinya (7 Juli 2012).

Sabtu malam, 7 Juli 2012, saya baru bisa berangkat ke Busan pada pukul 22.30, karena hari sabtunya seharian saya harus mengikuti summer workshop bersama teman-teman lab yang ditutup dengan dinner bersama sampai jam 22.00. Sebelum berangkat saya agak khawatir takut tidak kebagian subway di stasiun nopodong, karena perjalanan bus membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di sana itu artinya waktu sudah menunjukan pukul 23.30. Sedangkan jadwal subway terakhir adalah pukul 23.30. Tapi alhamdulillah, sesampainya di nopo-dong, jadwal subway terakhir masih menunggu.

Malam ini saya sudah memutuskan untuk menginap di Masjid Al-Fatah Busan yang hanya 3 stasiun dari nopo-dong subway statiun. Sesampainya di stasiun dusin, saya langsung bergegas menuju Masjid, menunaikan sholat isya dan kemudian langsung istirahat.

Pagi harinya setelah menunaikan sholat shubuh berjamah dan mandi seadanya di masjid, saya bergegas ke subway stasion. Saya harus sampai di stasiun sebelum pukul 05.15, karena subway pertama (paling pagi) dijadwalkan pada waktu tersebut. Dari hasil-hasil googling di hari sebelumnya, jika saya mengambil kereta paling pertama maka saya akan tiba di lokasi meeting point (Pukyong National University) pada pukul 06.05. Yup benar saja, saya sampai di stasiun pukyong tepat pukul 06.05, dengan semangat empat lima saya langsung menuju exit nomor 3, sesuai arahan dari panitia, dan lurus saja sampai ketemu paris baguetta. Ternyata eh ternyata yang dicari-cari tidak ketemu, sudah hampir 10 menitan saya berjalan lurus tetapi tanda-tanda adanya kampus tidak kelihatan, akhirnya saya terpaksa bertanya kepada salah satu orang korea yang kebetulan sedang menunggu bus dengan bahasa korea ala kadarnya. Apa yang saya pikirkan ternyata benar, saya nyasar dan salah jalan, yang seharusnya habis keluar exit saya memutar kemudian lurus. Saya kembali ke arah stasiun, tidak mau nyasar lagi saya bertanya kembali ke pemuda korea yang kebetulan saya temui, dengan senang hati dia mengantarkan saya sampai gang menuju kampus yang dituju.

Alhamdulillah akhirnya sampai juga di meeting point. Awalnya saya berpikir bahwa saya yang paling telat, eh ternyata ketika saya bertanya ke panitia, katanya masih menunggu beberapa orang, alamak, saya lihat jam sudah pukul 06.30. Waduh ternyata kebiasaan telat orang Indonesia masih kebawa-bawa, tapi untunglah.

Suasana Bus Ceria Wilayah Busan

Tepat pukul 06.45, orang yang ditunggu-tunggu datang, dan dengan jumlah peserta yang hanya 16 orang (padahal disediakan kursi untuk 40 orang), akhirnya bus siap berangkat menuju Daejeon.

Comments (2)

Uwins dan Uclass, apa itu?

Di zaman yang serba teknologi saat ini, sebagai seorang mahasiswa pasti kita menggunakan (paling tidak mengetahui) sistem informasi akademik (SIA) yang berlaku di kampus kita. SIA memberikan kemudahan bagi kita para mahasiswa maupun dosen dalam pengelolahan segala informasi akademik seperti Kartu Rencan Studi (KRS), mengetahui Kartu Hasil Studi (KHS), info beasiswa, apply beasiswa, cetak transkrip nilai, kuliah online dan lain sebagainya.

Nah, di kampus saya yang sekarang juga menggunakan SIA untuk membantu pengelolaan akademik, bahkan bisa dibilang SIA yang ada sangat komplit dan sangat-sangat terintegrasi. Berbeda dengan kampus sebelumnya, di kampus ini jika kita ingin apply asrama, bayar asrama, bayar SPP bisa dilakukan juga vis SIA asalkan kita sudah membuat rekening bank lokal. Nama SIA yang saya pakai adalah UWINS sedangkan komunitas kuliah onlinenya adalah UCLASS. Namun sayang kedua aplikasi ini full menggunakan bahasa korea. Jadi bagi kami para pelajar asing agak kesulitan untuk memahami informasi-informasi terbaru, tetapi justru inilah yang membuat kita semangat untuk belajar bahasa korea, supaya kita tahu update-update terkini di UWINS dan UCLASS. Penasaran penampakan UWINS dan UCLASS seperti apa?nih saya kasih gambarnya.

UWINS

UWINS

UCLASS

UCLASS

Kalau masih penasaran silahkan coba buka http://uwins.ulsan.ac.kr dan http://uclass.ulsan.ac.kr

Tags: , , , , , , ,

Leave a Comment

Rencana Jadwal Latihan Fitness

Dalam beberapa bulan ini praktis berat badan saya turun hingga 10 Kg, entah apa yang menjadi pikiran saya sehingga saat ini saya kelihatan sangat kurus. Mungkin karena perasaan stress adaptasi lingkungan baru yang notabene berbeda jauh dengan di Indonesia, ditambah lagi homesick yang kadang melanda di awal-awal kedatangan saya.

Oleh sebab itu saya berencana awal bulan Juni ini harus memulihkan berat badan, dan sekaligus kalau bisa ini merupakan kesempatan untuk saya ‘memperindah’ bentuk tubuh,,,hehehe. Apa itu???Yap, pasti mudah ditebak rencana saya yaitu rajin ngegym a.k.a fitness. Ini juga ditunjang dengan adanya fasilitas fitness gratis di asrama. Tanpa tanggung-tanggung mulai bulan ini dan seterusnya saya sudah menyusun jadwal yang saya tiru dan modifikasi dari jadwal latihan para pemenang L-Men of The Year,,,hehehe. Kali aja nanti bisa ikut L-Men of The Year Cabang Korea.

Fasilitas Fitness Room di Asrama

Dalam seminggu saya membagi latihan menjadi 5x, dengan libur senin dan kamis, yup ini karena senin dan kamis adalah waktunya puasa sunnah. Berikut jadwal lengkapnya.

Senin

  • Break

Selasa

  • Otot Dada :
  1. #Dumbbell Bench Press(4×10-15)
  2. #Dumbbell fly(4×10-15)
  3. #Burbell Bench Press(4×10-15)
  4. #Peck Deck (4×10-15)
  • Otot Perut :
  1. #Crunch(4×12-15)
  2. #Hanging leg raises(4×10-15)
  3. #Sit up (4×10-15)
  • Otot Trisep
  1. #Tricep Push Down(4×10-15)
  2. #Dumbbell Seated Overhead Triceps Extension(4×10-15)

Rabu

  • Otot Bahu :
  1. #Dumbell Shrug(4×10-15)
  2. #Front Raise(4×10-15)
  3. #Rear lateral(4×10-15)
  4. #Side Latreal Raise(4×10-15)
  • Otot Perut :
  1. #Crunch(4×12-15)
  2. #Hanging leg raises(4×10-15)
  3. #Sit up (4×10-15)
  • Otot Bisep
  1. #Dumbbell Seated Bicep Curl(4×10-15)
  2. #Dumbbell Seated Hammer Curl(4×10-15)
  3. #Bisep Push Down(4×10-15)

Kamis

  • Break

Jumat

  • Otot Punggung :
  1. #Pull Down(4×10-15)
  2. #Dumbell/Cable Upright Row(4×10-15)
  3. #Reverse Dumbbell Fly(4×10-15)
  • Otot Perut :
  1. #Crunch(4×12-15)
  2. #Hanging leg raises(4×10-15)
  3. #Sit up (4×10-15)
  • Otot Trisep
  1. #Tricep Push Down(4×10-15)
  2. #Dumbbell Seated Overhead Triceps Extension(4×10-15)

Sabtu

  • Otot Kaki :
  1. #Deadlift(4×10-15)
  2. #Machine Row(4×10-15)
  3. #Good Morning(4×10-15)
  • Otot Perut :
  1. #Crunch(4×12-15)
  2. #Hanging Leg Raises(4×10-15)
  3. #Sit up (4×10-15)
  • Otot Bisep
  1. #Dumbbell Seated Bicep Curl(4×10-15)
  2. #Dumbbell Seated Hammer Curl(4×10-15)
  3. #Bisep Push Down(4×10-15)

Minggu

  • Cardio : HIIT(20-30 menit)
  • Otot Perut :
  1. #Crunch(4×12-15)
  2. #Hanging leg raises(4×10-15)
  3. #Sit up (4×10-15)

Tags: , , ,

Leave a Comment

Wisata Religi di Korea

Hari ini tanggal 28 Mei 2012 merupakan hari libur bagi rakyat Korea. Mereka memperingati hari lahir Budha (mungkin kalau di agama Islam seperti Maulid Nabi Muhammad). Tapi meskipun hari ini adalah hari libur tetap saja saya dan teman-teman lab harus datang ke lab. Agenda hari ini adalah CRVP Reguler meeting dan selanjutnya wisata religi serta makan siang bersama.

Wisata religi kami hari ini adalah mengunjungi Budhist Temple yang jaraknya sekitar 3 km dari kampus, dan kami akan berjalan kaki menuju kesana. Lumayan setidaknya saya bisa melihat-lihat sekitar. Banyak sekali spot-spot bagus yang kami lalui dan tidak sepertinya tidak ada di Indonesia (CMIIW) seperti sungai dengan air dangkal yang didesain untuk pejalan kaki atau jogging track, kemudian kami juga melewati Ulsan Science Park and Museum (jujur ini pertama kalinya semenjak tiga bulan saya tinggal di Ulsan mengunjungi tempat ini), jembatan penyebrangan (sebenarnya tidak ada yang istimewa, tapi iseng saja saya ambil gambarnya), dan terakhir adalah Budhist Temple (tujuan akhir kami).

Sungai yang ditata menjadi Jogging Park

Jalan Raya Yang Diambil dari Atas Jembatan Penyeberangan

Ulsan Science Park and Museum Gerbang Utama

Ulsan Science Park and Museum (Gerbang Samping)

Foto Bersama Teman Dari Vietnam

Narsis Dulu dengan Background Planetarium Building

Yang istimewa ketika kami akan memasuki temple ini adalah disepanjang jalan (kira2 500 meter sebelum gerbang utama) banyak pedagang pernak-pernik khas hari raya juga tidak ketinggalan makanan khas Korea menjajakan dagangannya. Dan mereka merupakan pedagang musiman. Selain itu juga disepanjang jalan banyak lampion cina yang digantung beserta nama-nama orang Korea. Kata teman saya yang dari Vietnam, itu merupakan nama-nama orang yang minta didoain supaya rezekinya bagus, dan orang tersebut juga memberikan sedekah untuk temple.

Memasuki gerbang utama kami disambut ajuma-ajuma yang memasangkan bunga plastik ke baju kami. Mungkin itu adalah sebagai tanda ucapan selamat datang. Setelah itu kami langsung menuju spot tempat makan yang memang disediakan gratis (sering-sering aja dapat gratisan kan lumayan bisa hemat makan, hehehe) untuk pengunjung. Makanan yang disediakan adalah bibimbab (nasi dengan sayur-sayuran), dan seratus persen tanpa daging (katanya), karena memang di temple tidak diperbolehkan makan daging. Dan satu lagi kami juga diberi Female Rice. Kalau bibimbab itu adalah Male Rice, sedangkan sebagi pasanganya juga diberikan Female Rice. Female rice sebenarnya nasi yang dibuat seperti tiwul (makanan khas jawa). Selain itu semua orang makan berbaur bersama dan sepertinya tidak ada kesenjangan status antara si kaya dan si miskin di sini. Sementara profesor dan rekan-rekan lain memasuki ruangan sembayang utama, saya dan dua rekan lainnya menunggu di spot tempat makan.

Penyambutan oleh Ajuma dengan memasangkan bunga di baju (Ini teman saya dari China)

Foto Dulu Di Gerbang Utama

Menikmati makanan yang disediakan untuk pengunjung

Foto-Foto Lagi Sebelum Pulang

Percaya atau Tidak Gentong-gentong ini berisi makanan?

Setelah selesai makan dan foto-foto sebentar kami pun langsung kembali ke Kampus.

Tags: , , , , ,

Leave a Comment

Computer Vision

As a scientific discipline, computer vision is concerned with the theory and technology for building artificial systems that obtain information from images or multi-dimensional data. Information, as defined by Shannon, is that which enables a decision. Since perception can be seen as the extraction of information from sensory signals, computer vision can be seen as the scientific investigation of artificial systems for perception from images or multi-dimensional data.

Computer Vision Scope

As a technological discipline, computer vision seeks to apply the theories and models of computer vision to the construction of computer vision systems. Examples of applications of computer vision systems include systems for:

  1. Controlling processes (e.g. an industrial robot or an autonomous vehicle).
  2. Detecting events (e.g. for visual surveillance)
  3. Organizing information (e.g. for indexing databases of images and image sequences),
  4. Modeling objects or environments (e.g. industrial inspection, medical image analysis or topographical modeling),
  5. Interaction (e.g. as the input to a device for computer-human interaction).

Computer vision can also be described as a complement (but not necessarily the opposite) of biological vision. In biological vision, the visual perception of humans and various animals are studied, resulting in models of how these systems operate in terms of physiological processes. Computer vision, on the other hand, studies and describes artificial vision system that are implemented in software and/or hardware. Interdisciplinary exchange between biological and computer vision has proven increasingly fruitful for both fields.

Sub-domains of computer vision include scene reconstruction, event detection, tracking, object recognition, learning, indexing, ego-motion and image restoration.

Tags: , , ,

Leave a Comment